
Norwegian Nobel Institute (NNI) mengumumkan adanya usulan untuk memberikan nobel prize kepada orang yang paling berjasa mengembangkan internet.
Dilansir melalui Mis-Asia, Jumat (12/3/2010), setidaknya ada 237 nominasi yang dirasa berhak menerima hadiah Nobel periode 2010. Dalam daftar tersebut, pejabat NNI memastikan jika internet termasuk di dalamnya.
"Usulan untuk memasukkan internet sebagai bagian dari nominasi yang berhak menerima hadiah Nobel memang diinginkan oleh banyak orang. Salah satu usulan resmi datang dari pihak redaksi media online Wired yang di Italia," ujar Direktur Norwegian Nobel Institute Geir Lundestad.
237 nominasi yang masuk di NNI merupakan usulan dari 38 organisasi besar dunia. Menurut Lundestad, sangat mudah memasukkan nominasi namun cukup sulit untuk memenangkannya.
Pihak Wired sendiri mengaku menominasikan internet untuk masuk Nobel Prize karena fungsi dan dampak internet yang cukup dirasakan oleh banyak orang di dunia saat ini.
Sayangnya, seorang analis dari Technology Business Research Ezra Gottheil mengatakan sangat sulit untuk menilai internet mampu dipilih untuk mendapatkan hadiah Nobel. Pasalnya, Nobel hanya diberikan bagi hal yang mampu membawa perdamaian. Sedangkan internet belum memiliki kontribusi yang cukup signifikan untuk membuat perdamaian di dunia.
"Internet memang bisa menyatukan sebagian besar warga dunia. Namun internet juga bisa dijadikan alat untuk merekrut teroris, menyebar tulisan yang berbau SARA dan kebencian, dan segala hal buruk yang ada di dunia nyata bisa berpindah ke internet," ujar Gottheil.
"Internet membuat kebaikan dan keburukan menjadi mungkin karena semua hal yang dilakukan tergantung penggunanya," tambah analis dari Enderle Group, Rob Enderle.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
-----Tinggalkan Komentar di Blog-----